Wednesday, June 8, 2022

Bahasa Pemrograman PHP - V [ Tipe Data di PHP ]



Mengenal Tipe Data Integer di PHP dan Cara Penulisan

        Mengenal tipe data integer di PHP dan cara penulisannya sehingga dapat digunakan untuk nilai dengan angka bilangan bulat baik pada variabel maupun konstanta. Dalam bahasa pemrograman tipe data integer di php dapat ditulis dalam bentuk desimal, heksadesimal, oktal, dan biner. Nilai tipe data integer boleh saja bernilai positif atau negatif tergantung proses masukannya, jika nilai tersebut tidak memiliki tanda (-) maka akan dibaca sebagai nilai positif (+). 

Mengenal tipe data integer di php dan cara penulisannya dimana pengertian tipe data integer adalah suatu tipe data yang berupa bilangan bulat baik bernilai positif atau negatif, misalnya 1, 2, 3, dan -32 sehingga hanya cocok digunakan untuk data dengan angka bulat saja. .

Penulisan Tipe Data Integer di PHP

Di dalam SQL integer ditulis dengan singkatan INT boleh dalam huruf besar atau kecil, variabel yang memiliki nilai tipe data ini dapat dimanipulasi dengan operasi aritmatika. Beberapa operasi aritmatika yang sering dijumpai dalam pemrograman adalah penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian, sehingga contoh penulisan integer dapat dilihat pada kode program dibawah ini.

  • code
  • source
  1. <?php
  2. $jml_barang =17;
  3. $subtotal =1500000;
  4. $diskon =-75000;
  5. $bayar =$subtotal-$diskon;
  6. echo $jml_barang; // 17
  7. echo $subtotal; // 1500000
  8. echo $diskon; // -75000
  9. echo $bayar; // 1425000
  10. ?>

Sebagai informasi, bahwa PHP tidak memerlukan pendeklarasian variabel, oleh karena itu ketika sebuah variabel memiliki nilai angka bulat, maka secara otomatis variabel tersebut di sebut sebagai variabel integer.

  • code
  • source
  1. <?php
  2. $a =21;
  3. $b =3;
  4. $c =$a+$b;
  5. echo $c; // 24
  6. $d =$a*$b;
  7. echo $d; // 63
  8. $e =$a/$b;
  9. echo $e; // 7
  10. $f =$a-$b;
  11. echo $f; // 18
  12. ?>

Ukuran dan jangkauan data dari tipe data integer bergantung pada kompilator atau bahasa program dan komputer yang digunakan, namun biasanya setara dengan short int atau long int. Yaitu dimulai dari nilai angka minus -2,147,483,648 sampai dengan 2,147,483,647 atau 32bit dimana tipe data int memiliki ukuran 4 byte.

Untuk mengetahui nilai maksimal tipe data integer pada komputer, sistem PHP menyediakan konstanta PHP_INT_MAX. Silahkan jalankan konstanta PHP_INT_MAX tersebut dengan kode program seperti dibawah ini.

  • code
  • source
  1. <?php
  2. print PHP_INT_MAX; // 2147483647
  3. ?>

Perlu diketahui bahwa integer digunakan untuk menampung angka dengan base 10 atau angka desimal, namun tipe data integer dapat juga digunakan untuk menampung angka base 16 atau hexadesimal, base 8 disebut octal, dan juga base 2 disebut binary atau biner.

Penulisan Angka Hexadesimal di PHP.

Heksadesimal adalah angka khusus yang bilangan penyusunnya terdiri dari 16 digit, yaitu angka 0-9, dan huruf A-F, angka hexadecimal biasa digunakan untuk pemrosesan yang berkaitan dengan perhitungan komputer. Dalam pemograman web angka ini akan ditemui pada penulisan kombinasi warna pada CSS, misal warna silver ditulis: C0C0C0, biru: 0000FF, kuning: FFFF00, dan kombinasi warna lainnya.

Untuk membuat sebuah variabel yang berisi angka heksadesimal, maka harus menulis "0x" terlebih dulu yaitu terdiri dari angka 0 dan huruf x sebelum angka yang akan diinput. Karakter "0x" menginstruksikan kepada sistem PHP bahwa angka setelahnya adalah heksadesimal, misal angka heksadesimal 54FA ditulis dengan 0x54FA.

  • code
  • source
  1. <?php
  2. $angka_desimal =31;
  3. $angka_heksadesimal =0x1F; // 1F heksadesimal = 31 desimal
  4. echo $angka_desimal; // 31
  5. echo $angka_heksadesimal; // 31
  6. ?>

Penulisan Angka Oktal di PHP.

Bilangan oktal adalah bilangan yang terdiri dari 8 digit yaitu karakter 0-7. Untuk menuliskan bilangan oktal ke dalam variabel php, maka perlu menggunakan angka "0" nol diawal angka. Angka desimal 511 ditulis dalam bentuk oktal 777, sehingga penulisannya dalam php menjadi 0777.

  • code
  • source
  1. <?php
  2. $angka_desimal =511;
  3. $angka_oktal =0777; // 777 oktal = 511 desimal
  4. echo $angka_desimal; // 511
  5. echo $angka_oktal; // 511
  6. ?>

Penulisan Angka Biner di PHP.

Binary atau bilangan biner adalah bilangan yang terdiri dari 2 digit saja, yaitu 0 dan 1, dari operasi bilangan biner inilah yang mendasari perhitungan komputer. Bilangan biner kadang disebut juga dengan bilangan logika, yaitu logika benar dan salah. Diaman logika benar ditandai dengan angka 1, sedangkan logika salah ditandai dengan angka 0.

Di dalam PHP angka integer biner ditulis dengan awalan "0b" terdiri dari angka nol, dan huruf b. Nilai desimal 222, dalam notasi biner ditulis 11011110, sehingga untuk menyimpannya dalam variabel PHP ditulis menjadi 0b11011110.

  • code
  • source
  1. <?php
  2. $angka_desimal =222;
  3. $angka_biner =0b11011110; // 11011110 biner = 222 desimal
  4. echo $angka_desimal; // 222
  5. echo $angka_biner; // 222
  6. ?>


Tipe Data Float di PHP dan Cara Penulisannya

        Tipe data float di PHP dan cara penulisannya atau floating point adalah tipe data angka yang memiliki bagian pecahan di akhir angka sehingga dapat digunakan untuk menyimpan data numerik dalam bentuk desimal. Dalam bahasa pemrograman tipe data float di php dapat ditulis dengan dua cara penulisan yaitu penulisan desimal biasa seperti 3.14 atau 0.79 dan penulisan format scientific notation seperti 12.0E-3 atau 0.314E1. Sebagaimana tipe data integer yang dapat disimpan ke dalam variabel php, tipe data float juga sama namun float lebih cocok untuk angka pecahan. Contoh nilai float yang sering ditemui misalnya nilai IPK, dan hasil pembagian numerik yang angkanya tidak bisa ditampung oleh integer. 

Pada umumnya float ditulis berupa angka mulai dari 1.7 x 10^-308 sampai dengan 1.7^+308. Meskipun memiliki batasan nilai 15 digit, angka float ini tidak akan digunakan sampai sebanyak digit tersebut. 

Penulisan Tipe Data Float di PHP

Di dalam SQL float ditulis dengan nama FLOAT dan memiliki panjang nilai misalnya 8,2 (memakai tanda "koma") artinya data yang tersimpan hanya diambil sampai 2 digit di belakang koma. Tipe data float juga dapat dimanipulasi dengan operasi aritmatika seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian seperti tipe data numerik lainnya.

Dikarenakan adanya perbedaan cara penulisan bilangan float di Eropa/Amerika dengan di Indonesia, didalam sistem PHP penulisan nilai desimal ditandai dengan tanda "titik", bukan tanda koma. Jadi nilai 0,87 harus ditulis menjadi 0.87, jika tetap ditulis menggunakan koma maka data yang tersimpan tidak sesuai dengan yang diharapkan.

Berikut adalah contoh bagaimana cara penulisan tipe data float di php, perhatikan beberapa baris kode program dengan bilangan floating di bawah ini.

  • code
  • source
  1. <?php
  2. $angka_float1 =0.78;
  3. $angka_float2 =3.17;
  4. echo $angka_float1; // 0.78
  5. echo $angka_float2; // 3.17
  6. ?>

Kode program di atas ditulis dengan cara penulisan desimal biasa, berikut di bawah ini adalah contoh float dengan cara penulisan scientific notation.

  • code
  • source
  1. <?php
  2. $angka_scientific1 =0.314E1;
  3. $angka_scientific2 =0.3365E-3;
  4. echo $angka_scientific1; // 3.14
  5. echo $angka_scientific2; // 0.0003365
  6. ?>

Tipe data numerik lainnya seperti integer, berikut contohnya.

  • code
  • source
  1. <?php
  2. $x =10.66;
  3. $y =12.4;
  4. $z =$x+$y;
  5. echo $z; // 23.06
  6. $r =$y-$x;
  7. echo $r; // 1.74
  8. $f =$x/$y;
  9. echo $f; // 0.85967741935484
  10. ?>


Tipe Data String di PHP dan Cara Penulisannya

        Pembahasan tentang sebuah kalimat, teks, angka, dan atau kumpulan karakter yang sangat sering digunakan dalam pemrograman web atau aplikasi. Pengertian tipe data string adalah tipe data yang dapat berisi text, kalimat, angka, atau kumpulan karakter termasuk spasi. Oleh karena itu, jika sebuah variabel php atau konstanta php memiliki nilai misalnya "x", atau kemudian "belajar tentang string di php", atau "1ni 4dalAh tut0Rial PHP", maka ini semua dibaca sebagai string. Kemudian tipe data string di php ini merupakan tipe data yang akan paling sering digunakan, sehingga seiring dengan perkembangannya string memiliki banyak fitur yang disediakan oleh sistem PHP. 

Kusus untuk karakter di dalam string, yang didukung oleh php hingga saat ini adalah 256 karakter ASCII, dimana karakter tersebut dapat dilihat langsung di halaman web ascii-code. Beberapa sumber menyebutkan bahwa ukuran atau jangkauan tipe data string adalah mencapai hingga maksimum 2,147,483,647 bytes.

Penulisan Tipe Data String di PHP

Cara penulisan tipe data string di php tersedia dalam 4 cara penulisan, yaitu penulisan string dengan single quoteddouble quotedheredoc, dan nowdoc yang akan kita bahas satu per satu.

1. Penulisan Tipe Data String dengan Single Quoted.

Penulisan tipe data string menggunakan single quoted atau tanda petik satu menggunakan karakter (') merupakan cara penulisan string yang paling sederhana. Yaitu cukup dengan membuat sebuah kata atau kalimat, dan menambahkan tanda petik satu di awal dan akhir kalimat seperti ada pembuka dan penutupnya.

Jika di dalam string juga mengandung tanda petik satu, maka harus mendahului dengan karakter backslash (\) agar tidak dianggap sebagai penutup string. Dan jika di dalam string mengandung tanda backslash, maka harus menulisnya sebanyak 2 kali double backslash (\\).

Untuk lebih jelasnya silahkan perhatikan contoh penulisan tipe data string menggunakan metode single quoted berikut ini.

  • code
  • source
  1. <?php
  2. $string1 ='Ini adalah string sederhana dengan single quoted';
  3. $string2 ='Ini adalah string
  4. dengan beberapa baris
  5. kalimat';
  6. $string3 ='Dalam bahasa inggris: "I\'ll be back"';
  7. $string4 ='Anda telah berhasil menghapus direktori C:\xampp\htdoc';
  8. $string5 ='Kalimat ini tidak akan pindah ke: \n baris baru';
  9. $string6 ='Di sini variabel $string1 dan $string3 terbaca sebagai string, bukan nilai variabel';
  10. echo $string1; echo "<br />"; // Ini adalah string sederhana dengan single quoted
  11. echo $string2; echo "<br />"; // Ini adalah string dengan beberapa baris kalimat
  12. echo $string3; echo "<br />"; // Dalam bahasa inggris: "I'll be back"
  13. echo $string4; echo "<br />"; // Anda telah berhasil menghapus direktori C:\xampp\htdoc
  14. echo $string5; echo "<br />"; // Kalimat ini tidak akan pindah ke: \n baris baru
  15. echo $string6; echo "<br />"; // Di sini variabel $string1 dan $string3 terbaca sebagai string, bukan nilai variabel
  16. ?>

Di dalam string php dengan single quoted, karakter khusus seperti tanda petik dua ("), \n, dan variabel yang dimulai dengan tanda dollar ($) tetap akan ditampilkan sebagai karakter asli nilai string.

2. Penulisan Tipe Data String dengan Double Quoted.

Cara penulisan tipe data string di php menggunakan double quoted atau tanda petik dua (") secara struktur sama saja dengan menggunakan single quote, namun hasil keluarannya tentu saja berbeda. Karena antara single quote maupun double quoted adalah dua teknik yang berbeda dalam membaca nilai string untuk karakter kusus.

Jika karakter kusus seperti carriage return (\n), kemudian karakter tab (\t), atau karakter pembuka variabel $ di dalam teknik single quoted tetap terbaca sebagai nilai string, maka berbeda hasil jika menggunakan double quoted. Di dalam double quoted, php akan memproses karakter-karakter khusus tersebut sesuai dengan fungsi karakter kusus, misal (\t) adalah tabulasi, dan $ adalah variabel.

Karena teknik double quoted melakukan pemrosesan terlebih dahulu, maka untuk menampilkan karakter khusus seperti tanda petik satu ('), karakter dollar ($), dan karakter khusus lainnya, kita harus menggunakan backslash (\) di awalannya.

Untuk lebih jelasnya silahkan perhatikan contoh penulisan tipe data string menggunakan metode double quoted berikut ini.

  • code
  • source
  1. <?php
  2. $string1 ="Ini adalah string sederhana dengan double quoted";
  3. $string2 ="Ini adalah string
  4. dengan beberapa baris
  5. kalimat";
  6. $string3 ="Dalam bahasa inggris: \"I'll be back\"";
  7. $string4 ="Anda telah berhasil menghapus direktori C:\xampp\htdoc";
  8. $string5 ="Kalimat ini akan pindah ke: \n baris baru";
  9. $string6 ="Di sini variabel akan ditampilkan: $string1 dan $string3";
  10. echo $string1; echo "<br />"; // Ini adalah string sederhana dengan double quoted
  11. echo $string2; echo "<br />"; // Ini adalah string dengan beberapa baris kalimat
  12. echo $string3; echo "<br />"; // Dalam bahasa inggris: "I'll be back"
  13. echo $string4; echo "<br />"; // Anda telah berhasil menghapus direktori C:\xampp\htdoc
  14. echo $string5; echo "<br />"; // Kalimat ini akan pindah ke: baris baru
  15. echo $string6; echo "<br />"; // Di sini variabel akan ditampilkan: Ini adalah string sederhana dengan double quoted dan alam bahasa inggris: "I'll be back"
  16. ?>

Pada baris $string3, harus memberikan blackslash pada tanda petik dua karena merupakan karakter khusus dalam double quoted string.

Kemudian pada baris $string5, tanda \n yang merupakan karakter khusus untuk baris baru, jika hasil string ini dijalankan kedalam sebuah file text, kalimat tersebut akan terdiri dari 2 baris.

Pada baris $string6, string di dalam petik dua akan memproses variabel $string1 dan $string3 sehingga tampil hasilnya pada halaman web sebagai nilai dari variabel php.

3. Penulisan Tipe Data String dengan Heredoc.

Cara penulisan tipe data string di php selanjutnya adalah menggunakan heredoc, yaitu sebuah fitur yang telah tersedia dalam sistem php. Fitur heredoc ini digunakan untuk membuat tipe data string yang dapat berisi beberapa baris kalimat sama seperti single quote dan double quote. Hanya saja dalam prakteknya, pembuatan string dengan heredoc ini jarang sekali ditemukan dan kurang familiar.

Untuk lebih jelasnya silahkan perhatikan contoh penulisan tipe data string menggunakan metode heredoc berikut ini.

  • code
  • source
  1. <?php
  2. $IPK =3.7;
  3. $string =<<<go
  4. Saya akan belajar PHP disini
  5. dengan semangat! <br />
  6. Alhamdulillah sudah sampai pada materi
  7. tentang "String PHP", <br /> dan target IPK
  8. saya nanti adalah <b>$IPK</b> :)
  9. go;
  10. echo $string;
  11. ?>

Fitur Heredoc diawali dengan tanda "<<<" dan kata kunci heredoc untuk memulai nilai string kemudian di akhiri dengan kata kunci yang sama sebagai penanda akhir string, yaitu kata "go". Kata kunci ini bebas mau menggunakan kata atau karakter apapun, selama kata kunci tersebut tidak akan muncul didalam string, disinilah kesulitannya.

Fitur heredoc juga dapat membaca nilai variabel di dalam pendefinisian string, dapat juga membaca karakter kusus, hal ini menjadikan heredoc mirip dengan double quoted string.

4. Penulisan Tipe Data String dengan Nowdoc.

Cara penulisan tipe data string di php yang keempat adalah menggunakan nowdoc, yaitu sebuah fitur yang telah tersedia dalam sistem php. Fitur ini hampir sama dengan heredoc, namun dengan pengecualian yaitu karakter kusus dan variabel tidak akan diproses oleh php, sehingga ini lebih mirip dengan single quoted string.

Untuk lebih jelasnya silahkan perhatikan contoh penulisan tipe data string menggunakan metode nowdoc berikut ini.

  • code
  • source
  1. <?php
  2. $IPK =3.7;
  3. $string =<<< 'go'
  4. Saya akan belajar PHP disini \n
  5. dengan semangat! <br />
  6. Alhamdulillah sudah sampai pada materi
  7. tentang "String PHP", <br /> dan target IPK
  8. saya nanti adalah <b>$IPK</b> (:)
  9. go;
  10. echo $string;
  11. ?>

Jika dilihat dari struktur penulisannya, seperti tidak ada perbedaan cara penulisan metode nowdoc dengan heredoc, hanya saja berbeda pada cara penulisan karakter kata kunci. Jadi, pada metode nowdoc perlu menambahkan single quoted untuk kata kunci awalan string, seperti contoh yaitu ('go'), dan pada akhiran string tidak perlu tanda single quoted.

Kemudian untuk eksekusi yang dihasilkan, metode nowdoc dalam memproses string mirip dengan single quoted string, yaitu karakter kusus dan variabel tidak diproses oleh sistem php.


Tipe Data Boolean PHP dan Cara Penulisannya

        Tipe data boolean php memiliki 2 value yaitu true dan false yang artinya benar atau salah. Oleh karena itu, tipe data boolean sangat cocok digunakan dalam operasi logika seperti kondisi if, dan perulangan atau looping. Kemudian tipe data boolean php ini juga merupakan tipe data yang akan sering digunakan dalam membuat sebuah coding program. 

Tipe data boolean php juga akan sangat sering diimplementasikan dalam sebuah logika pemrograman yang membutuhkan algoritma perbandingan, misalnya dalam conditional statement. Dalam contoh ini boolean memiliki fungsi sebagai filter suatu statement untuk mengijinkan atau tidak dalam mengakses statement berikutnya.

Cara Penulisan Tipe Data Boolean di PHP

Karena boolean hanya memiliki 2 nilai yaitu true atau false, maka penulisan tipe data boolean di php ini dapat dikatakan cukup mudah dan sederhana. Dimana cara penulisan true atau false ini bersifat non-case sensitive, yang artinya boleh saja ditulis dengan huruf besar atau kecil, misalnya sebagai true, True atau TRUE.

Berikut adalah contoh cara penulisan tipe data boolean pada php.

  • code
  • source
  1. <?php
  2. $benar =true;
  3. $salah =false;
  4. echo "nilai benar adalah $benar, sedangkan nilai salah = $salah";
  5. // output: nilai benar adalah 1, sedangkan nilai salah =
  6. ?>

Silahkan tulis code program php di atas, jalankan pada web browser, kemudian perhatikan baik-baik output yang ditampilkan. Variabel $benar dengan nilai true akan ditampilkan menjadi angka 1, sedangkan variabel $salah dengan nilai false ditampilkan dengan string kosong, seperti tanpa nilai. karena jika ditampilkan menggunakan echo, tipe data boolean akan terpaksa berganti atau ter-konversi menjadi tipe data string.

Konversi Tipe Data Lain Menjadi Boolean

Di dalam PHP sebuah variabel dapat di konversi menjadi tipe data lainnya, hal ini karena PHP adalah loosely tiped language atau bahasa pemograman yang tidak bertipe.

Berikut adalah aturan tipe data boolean jika dikonversi dari tipe data lainnya.

  • Integer dengan nilai 0, dianggap sebagai false.
  • Float dengan nilai 0.0, dianggap sebagai false.
  • String kosong ("") dan string "0", dianggap sebagai false.
  • Array tanpa elemen, dianggap sebagai false.
  • Objek dengan tanpa nilai dan fungsi, dianggap sebagai false.
  • Nilai NULL, dianggap sebagai false.

Jika ditemukan sebuah variabel selain dengan 6 kondisi diatas, maka variabel tersebut akan dikonversi menjadi true. Berikut adalah contoh variabel dan nilai konversinya dalam boolean.

  • code
  • source
  1. <?php
  2. $varX =FALSE; // false
  3. $varX =""; // false
  4. $varX =" "; // true
  5. $varX =1; // true
  6. $varX =-2; // true
  7. $varX ="belajar php"; // true
  8. $varX =3.14; // true
  9. $varX =array(); // false
  10. $varX =array(12); // true
  11. $varX ="false"; // true
  12. ?>

Dari beberapa contoh konversi boolean di atas, hal yang perlu diperhatikan adalah nilai string "" atau string kosong yang akan dianggap sebagai false, akan tetapi string " " dengan karakter spasi nilainya adalah true. Kemudian ada string "0" yang dianggap false, namun string "false" dianggap sebagi true.

Hal seperti inilah yang sering menjadi sebab kesalahan dalam kode program, karena adanya konversi dari tipe data lain menjadi boolean. Oleh karena itu, usahakan sebisa mungkin membuat variabel boolean dengan nilai yang pasti dan tidak bargantung kepada aturan "konversi" boolean di PHP.


Tipe Data Array pada PHP dan Cara Penulisannya

        Tipe data array pada PHP jenis tipe data yang cukup unik karena dapat menyimpan satu atau lebih data dalam variabel tunggal, dapat juga terdiri dari kumpulan tipe data lainnya. Pengertian tipe data array pada php adalah sebuah tipe data bentukan yang terdiri dari kumpulan tipe data lainnya. Tipe data array sangat berguna untuk menyimpan banyak data dalam satu variabel, sehingga akan memudahkan dalam membuat kelompok data, serta menghemat penulisan dan penggunaan variabel. Karena array bukanlah tipe data dasar seperti integer, string, atau boolean, dan tipe data array itu sendiri dapat memiliki nilai dari seluruh tipe data dasar tersebut. 

Dalam bahasa pemrograman, implementasi tipe data array manapun sebetulnya memiliki cara kerja yang sama, dimana setiap elemen array memiliki masing-masing index yang boleh saja berupa string atau integer. Kemudian index array inilah yang akan digunakan untuk mengakses masing-masing nilai array yang berbeda.

Penulisan Tipe Data Array pada PHP

Sebelum membahasa cara penulisan array pada php, silahkan perhatikan terlebih dulu dua contoh kode php di bawah ini dengan keluaran yang sama.

  • code
  • source
  1. // contoh kode php 1 tanpa array
  2. <?php
  3. $nama1 ="Doni";
  4. $nama2 ="Alvin";
  5. $nama3 ="Ferdian";
  6. $nama4 ="Ananta";
  7. $nama5 ="Rahmawati";
  8. // dan seterusnya misal sampai $nama10
  9. ?>
  • code
  • source
  1. // contoh kode php 2 dengan array
  2. <?php
  3. $nama = array (
  4. 1=>"Doni",
  5. 2=>"Alvin",
  6. 3=>"Ferdian",
  7. 4=>"Ananta",
  8. 5=>"Rahmawati",)
  9. // dan seterusnya sampai 10
  10. ?>

Contoh kode php yang pertama tanpa array sangatlah tidak efektif, karena setiap 1 nilai menggunakan 1 nama variabel, jika ada 100 nilai maka harus membuat 100 nama variabel yang berbeda. Berbeda dengan contoh kode php yang kedua dengan array terlihat lebih rapi dan efisien, karena hanya membutuhkan 1 buah nama variabel yang dapat menampung banyak nilai.

Sistem PHP mendukung beberapa cara penulisan array, salah satunya adalah dengan menggunakan konstruktor array php (array language construct).

Berikut contoh penulisan array menggunakan konstruktor.

  • code
  • source
  1. <?php
  2. $nama_variabel =array(
  3. key1 => value1,
  4. key2 => value2,
  5. key3 => value3,
  6. ...
  7. )
  8. ?>

Komponen array harus terdiri dari pasangan kunci (key1) dan nilai (value1) seperti pada contoh di atas, key adalah penunjuk posisi dimana value disimpan, kemudian gunakan tanda panah sama dengan ( => ) untuk memberikan nilai kepada key.

Kemudian untuk mengakses nilai dari dalam array, dapat menggunakan kombinasi $nama_variabel dan nilai key nya, dengan syntax penulisan seperti berikut.

  • code
  • source
  1. $nama_variabel[key];

Berikut adalah contoh penulisan array untuk pengaksesan data dalam array php.

  • code
  • source
  1. <?php
  2. // membuat array
  3. $nama = array(
  4. 1=>"Doni",
  5. 2=>"Alvin",
  6. 3=>"Ferdian",
  7. 4=>"Ananta",
  8. 5=>"Rahmawati"
  9. );
  10. // mengakses nilai dalam array
  11. echo $nama[1]; // Doni
  12. echo $nama[3]; // Ferdian
  13. echo $nama[5]; // Rahmawati
  14. ?>

Dalam contoh kode array php di atas, angka integer digunakan sebagai key (1,2,3,4,5) sedangkan string sebagai value (Doni, Alvin, Ferdian, Ananta, Rahmawati).

Selain mendefenisikan key secara langsung, sistem php memperbolehkan penulisan array tanpa key, namun key tersebut secara otomatis akan diurutkan mulai dari nilai 0, 1, 2, dan seterusnya.

Berikut adalah contoh pendefenisian array tanpa key.

  • code
  • source
  1. <?php
  2. // membuat array
  3. $nama = array("Doni", "Alvin", "Ferdian", "Ananta", "Rahmawati");
  4. // mengakses nilai dalam array
  5. echo $nama[1]; // Alvin
  6. echo $nama[4]; // Rahmawati
  7. ?>

Perlu diketahui bahwa index atau key dari array adalah dimulai dari angka 0, sehingga pada contoh di atas $nama[1] berisi Alvin, bukan Doni. Sehingga untuk mengakses nilai Doni maka harus menggunakan variabel dan key $nama[0].

Selain menggunakan key angka, key dalam php dapat berisi string atau boolean, sedangkan untuk value-nya dapat menyimpan berbagai tipe data seperti integer, float, string, boolan, dan bahkan array lainnya. Array dengan kombinasi tipe data seperti ini disebut juga dengan istilah "associate array".

Berikut contoh penggunaan array dengan kombinasi tipe data.

  • code
  • source
  1. <?php
  2. // membuat array
  3. $test = array(
  4. 2=>"Alvin",
  5. "dua"=>"2",
  6. 'tiga'=>3,
  7. true=>true,
  8. 9=>"sembilan"
  9. );
  10. // mengakses nilai dalam array
  11. echo $test[2]; // Alvin
  12. echo $test["dua"]; // 2
  13. echo $test['tiga']; // 3
  14. echo $test[true]; // 1 (karena true di konversi menjadi 1)
  15. echo $test[9]; // sembilan
  16. ?>

Perlu diperhatikan bahwa jika key di defenisikan dengan tipe data boolean, maka secara otomatis sistem php akan mengkonversinya menjadi nilai 1.

Kemudian mulai dari PHP versi 5.4.x keatas, terdapat cara yang lebih singkat dalam pembuatan array, yaitu dengan menggunakan "short syntax array".

Berikut contoh penggunaan array dengan short syntax array.

  • code
  • source
  1. <?php
  2. // membuat array
  3. $nama = ["Doni", "Alvin", "Ferdian", "Ananta", "Rahmawati"];
  4. // mengakses nilai dalam array
  5. echo $nama[1]; // Alvin
  6. echo $nama[2]; // Ferdian
  7. ?>

Pada contoh penggunaan short syntax array di atas, tidak lagi menggunakan keyword "array", tetapi langsung dengan membuat tanda kurung siku, sehingga data di dalam kurung siku tersebut adalah sebagai nilai array.


Memunculkan Simbol & Emoji Pada OS Mac

  Memunculkan Simbol & Emoji  1. Buka aplikasi Pages / Notes pada Macbook. 2. Klik pada Menubar Edit --> Pilih Emoji and Symbols a...