Sunday, November 24, 2019

10 Perintah Dasar Linux

Cara Pindah Folder di Linux :

cd /nama_folder/

Perintah cd berfungsi untuk pindah direktori/ folder. Misalnya ingin berpindah ke folder /tugas di dalam folder home. Maka perintahnya cd /home/tugas/

Cara Melihat Isi Folder di Linux :

ls

Perintah ls berfungsi untuk melihat isi folder

Cara Membuat Folder Baru di Linux :

mkdir namafolderbaru

Perintah mkdir berfungsi untuk membuat folder baru. Misalnya  ingin membuat folder baru bernama “folderbarusaya”. Maka perintahnya mkdir folderbarusaya

Cara Membuat File Baru di Linux

touch namafilebaru

Perintah touch berfungsi untuk membuat file baru. Misalnya ingin membuat file baru bernama “filebarusaya”. Maka perintahnya touch filebarusaya

Cara Mengetahui Posisi Sekarang

pwd

Perintah pwd berfungsi untuk mengetahui di mana posisi  sekarang.

Cara Menghapus File/ Folder di Linux

rm namafolder

Perintah rm berfungsi untuk menghapus file/ folder. Perintah rm sama seperti perintah delete yang ada di keyboard

Cara Membersihkan Layar

clear

Perintah clear berfungsi untuk membersihkan ketika perintah- perintah linux sudah memenuhi layar

Cara Melakukan Download

wget

Perintah wget berfungsi ketika harus melakukan download file via terminal/ konsol. 

Cara Memindahkan File di Linux

mv

Perintah mv berfungsi untuk memindahkan file ke folder lain. Misalnya ingin memindahkan file bernama “filesaya” dari folder /home/ ke folder /usr/. Perintahnya yaitu mv /home/filesayaspasi /usr/

Cara Membaca File di Linux

cat

Perintah cat berfungsi untuk membaca file di terminal/ konsol. Misalnya memiliki file kodesaya.txt. Kemudian ingin membaca file kodesaya.txt di terminal. Sehingga perintahnya yaitu cat kodesaya.txt lalu muncul isi dari file tersebut.

Cara Menghubungkan Banyak Domain pada VPS

Pada kali ini akan dibahasa mengenai cara menghubungkan banyak domain ke VPS atau yang biasa disebut dengan multiple host/ multiple website. Jika hanya memiliki domain dan VPS saja, maka tidak masalah. hal ini bisa meletakkan masing-masing file website di VPS setelah itu baru menghubungkan domain ke VPS. 
Bagaimana jika memiliki banyak website, Misalnya, kamu memiliki 2 domain/ subdomain:
domain 1: a .com
domain 2: b. net
Kemudian ingin mengarahkan kedua domain itu ke VPS dan meletakkan file website ke VPS. pada kesempatan ini ingin menjelaskan panduan cara menghubungkan banyak domain ke vps berikut ini.

Tahap Persiapan

  1. Pastikan tahu cara remote VPS via SSH. Karena semua setting akan dilakukan via konsol. 
  2. Siapkan 2 domain/ subdomain yang ingin diarahkan ke VPS beserta dengan file websitenya.  atau jika ingin mengarahkan banyak domain / subdomain, yang diperlukan hanya menyiapkan nama domain dan subdomainnya. 
  3. Pastikan telah melakukan instalasi web server di VPS.

Cara Menghubungkan Banyak Domain ke VPS

Adapun cara menghubungkan banyak domain ke VPS yaitu antara lain:

1. Setting NameServer Pada Domain Utama

Pastikan domain utama telah diatur dengan name server default. Untuk mengatur name server, silahkan masuk ke client area ( my.domainesia.com ). Kemudian pilih menu Domains lalu pilih nama domain. Pada bagian menu Name servers, silahkan pilih Use default nameservers. Catatan, setiap user dapat memiliki name server yang berbeda-beda!

2. Akses VPS via SSH

Akses SSH di VPS menggunakan login root
ssh root@IP_VPS

3. Masukkan File Website ke VPS

Masukkan file website yang diinginkan ke VPS. harus memasukkan file websie tersebut di folder /var/www/html/. Agar lebih mudah, file website bisa dikompres terlebih dahulu menjadi .zip.
Jika ingin memindahkan file dari komputer berbasis Linux/ dari Hosting ke VPS, kamu bisa gunakan perintah :
scp path_direktori_folder_asal root@IP_VPS:/var/www/html/
Jika menggunakan Windows, silahkan gunakan perintah di command prompt seperti berikut,
winscp path_direktori_folder_asal root@IP_VPS:/var/www/html/

4. Mengaktifkan VirtualHost di Apache

Ketik : nano /etc/apache2/apache2.conf
kemudian cari tulisan : IncludeOptional sites-enabled/*.conf
pastikan tidak ada tanda pagar (#) sebelum IncludeOptional sites-enabled/*.conf

5. Menambahkan Domain ke VPS

Tambahkan domain ke VPS melalui 2 sisi yaitu sisi domain dan sisi web server.
Untuk sisi domain
Silahkan arahkan domain ke IP VPS melalui menu Zone Editor.  Pilih domain lalu pilih A record dan tambahkan IP Address VPS.
Untuk sisi web server
Domain1.conf adalah file setting untuk domain 1. Jika ingin menambahkan domain 2, maka nanti kamu harus menambahkan domain2.conf.
Sekarang, tambahkan file setting domain1.conf terlebih dahulu dengan cara :
nano /etc/apache2/sites-available/domain1.conf
Kemudian isi dengan tulisan berikut:


DocumentRoot /var/www/html/nama_folder_website
ServerName namadomainkamu
ServerAlias www.namadomainkamu# enter other directives here, e.g. :Options FollowSymLinks
AllowOverride All
Order allow,deny
allow from all
ErrorLog /var/log/apache2/namadomainkamu-error_log
CustomLog /var/log/apache2/namadomainkamu-access_log common
Setelah itu di save.
Sekarang, tambahkan file domain2.conf dengan perintah berikut :
nano /etc/apache2/sites-available/domain2.conf
Kemudian diisi dengan tulisan seperti berikut :

DocumentRoot /var/www/html/nama_folder_website
ServerName namadomainkamu
ServerAlias www.namadomainkamu
Kemudian di save.

6. Mengaktifkan domain1.conf dan domain2.conf

File domain1.conf dan domain2.conf harus diaktifkan terlebih dahulu. Untuk mengaktifkannya, silahkan tulis perintah berikut,
ln -s /etc/apache2/sites-available/domain1.conf /etc/apache2/sites-enabled/domain1.conf
ln -s /etc/apache2/sites-available/domain2.conf /etc/apache2/sites-enabled/domain2.conf
atau gunakan perintah ini :
sudo a2ensite domain1.conf
sudo a2ensite domain2.conf

7. Mengatur Ownership File Website

Agar file website yang dimasukkan di /var/www/html/ tadi bisa dibaca oleh web server, silahkan ubah ownershipnya terlebih dahulu. Silahkan tulis perintah berikut :
chown www-data:www-data -R /var/www/html/nama_folder_website*
Jika terdapat 2 folder website, maka lakukan perintah tersebut di masing-masing file website.

8. Melakukan Restart Apache

Sekarang saatnya kamu melakukan restart Apache dengan cara :
service apache2 restart

9. Domain Bisa Terhubung dengan VPS

Akhirnya domain bisa terhubung dengan VPS. Jadi, bisa ditambahkan banyak file website ke VPS lalu mengarahkannya ke masing-masing domain.

Kesimpulan

Cara menghubungkan banyak domain ke VPS sangat mudah. Yang perlu dicatat yaitu domain harus sudah terarah ke VPS terlebih dahulu. Kemudian masukkan file website ke folder /var/www/html/. Baru kemudian setting file konfigurasi Apache. 

Friday, November 22, 2019

Fungsi Terbilang VBA pada Microsoft Office

'Fungsi terbilang

Private Function KeKata(Nomor)
TrjKata = Array("", "satu", "dua", "tiga", "empat", "lima", "enam", "tujuh", "delapan", "sembilan")
KeKata = TrjKata(Nomor)
End Function

'Mulai penulisan Fungsi Terbilang
Public Function terbilang(Nilai_Angka, Optional Style = 4, Optional Satuan = "")
Angka = Fix(Abs(Nilai_Angka))
'Desimal dibelakang koma
des1 = Mid(Abs(Nilai_Angka), Len(Angka) + 2, 1)
des2 = Mid(Abs(Nilai_Angka), Len(Angka) + 3, 1)

If des2 = "" Then
    If des1 = "" Or des1 = "0" Then
    Koma = ""
    Else
    Koma = " koma " & KeKata(des1)
    End If
ElseIf des2 = "0" Then
    If des1 = "0" Then
    Koma = ""
    ElseIf des1 = "1" Then
    Koma = " koma sepuluh"
    Else
    Koma = " koma " & KeKata(des1) & " puluh"
    End If
Else
    If des1 = "0" Then
    Koma = " koma nol " & KeKata(des2)
    ElseIf des1 = "1" Then
        If des2 = "1" Then
        Koma = " koma sebelas"
        Else
        Koma = " koma " & KeKata(des2) & " belas"
        End If
    Else
    Koma = " koma " & KeKata(des1) & " puluh " & KeKata(des2)
    End If
End If
'Misahin Angka
No1 = Left(Right(Angka, 1), 1)
No2 = Left(Right(Angka, 2), 1)
No3 = Left(Right(Angka, 3), 1)
No4 = Left(Right(Angka, 4), 1)
No5 = Left(Right(Angka, 5), 1)
No6 = Left(Right(Angka, 6), 1)
No7 = Left(Right(Angka, 7), 1)
No8 = Left(Right(Angka, 8), 1)
No9 = Left(Right(Angka, 9), 1)
No10 = Left(Right(Angka, 10), 1)
No11 = Left(Right(Angka, 11), 1)
No12 = Left(Right(Angka, 12), 1)
No13 = Left(Right(Angka, 13), 1)
No14 = Left(Right(Angka, 14), 1)
No15 = Left(Right(Angka, 15), 1)
'Satuan
If Len(Angka) >= 1 Then
    If Len(Angka) = 1 And No1 = 1 Then
    Nomor1 = "satu"
    ElseIf Len(Angka) = 1 And No1 = 0 Then
    Nomor1 = "Nol"
    ElseIf No2 = "1" Then
        If No1 = "1" Then
        Nomor1 = "sebelas"
        ElseIf No1 = "0" Then
        Nomor1 = "sepuluh"
        Else
        Nomor1 = KeKata(No1) & " belas"
        End If
    
    Else
    Nomor1 = KeKata(No1)
    End If
Else
Nomor1 = ""
End If

'Puluhan
If Len(Angka) >= 2 Then
    If No2 = 1 Or No2 = "0" Then
    Nomor2 = ""
    Else
    Nomor2 = KeKata(No2) & " puluh "
    End If
Else
Nomor2 = ""
End If
'Ratusan
If Len(Angka) >= 3 Then
    If No3 = "1" Then
    Nomor3 = "seratus "
    ElseIf No3 = "0" Then
    Nomor3 = ""
    Else
    Nomor3 = KeKata(No3) & " ratus "
    End If
Else
Nomor3 = ""
End If
'Ribuan
If Len(Angka) >= 4 Then
    If No6 = "0" And No5 = "0" And No4 = "0" Then
    Nomor4 = ""
    ElseIf (No4 = "1" And Len(Angka) = 4) Or (No6 = "0" And No5 = "0" And No4 = "1") Then
    Nomor4 = "seribu "
    ElseIf No5 = "1" Then
        If No4 = "1" Then
        Nomor4 = "sebelas ribu "
        ElseIf No4 = "0" Then
        Nomor4 = "sepuluh ribu "
        Else
        Nomor4 = KeKata(No4) & " belas ribu "
        End If

    Else
    Nomor4 = KeKata(No4) & " ribu "
    End If
Else
Nomor4 = ""
End If
'Puluhan ribu
If Len(Angka) >= 5 Then
    If No5 = "1" Or No5 = "0" Then
    Nomor5 = ""
    Else
    Nomor5 = KeKata(No5) & " puluh "
    End If
Else
Nomor5 = ""
End If
'Ratusan Ribu
If Len(Angka) >= 6 Then
    If No6 = "1" Then
    Nomor6 = "seratus "
    ElseIf No6 = "0" Then
    Nomor6 = ""
    Else
    Nomor6 = KeKata(No6) & " ratus "
    End If
Else
Nomor6 = ""
End If
'Jutaan
If Len(Angka) >= 7 Then
    If No9 = "0" And No8 = "0" And No7 = "0" Then
    Nomor7 = ""
    ElseIf No7 = "1" And Len(Angka) = 7 Then
    Nomor7 = "satu juta "
    ElseIf No8 = "1" Then
        If No7 = "1" Then
        Nomor7 = "sebelas juta "
        ElseIf No7 = "0" Then
        Nomor7 = "sepuluh juta "
        Else
        Nomor7 = KeKata(No7) & " belas juta "
        End If

    Else
    Nomor7 = KeKata(No7) & " juta "
    End If
Else
Nomor7 = ""
End If
'Puluhan juta
If Len(Angka) >= 8 Then
    If No8 = "1" Or No8 = "0" Then
    Nomor8 = ""
    Else
    Nomor8 = KeKata(No8) & " puluh "
    End If
Else
Nomor8 = ""
End If
'Ratusan juta
If Len(Angka) >= 9 Then
    If No9 = "1" Then
    Nomor9 = "seratus "
    ElseIf No9 = "0" Then
    Nomor9 = ""
    Else
    Nomor9 = KeKata(No9) & " ratus "
    End If
Else
Nomor9 = ""
End If
'Milyar
If Len(Angka) >= 10 Then
    If No12 = "0" And No11 = "0" And No10 = "0" Then
    Nomor10 = ""
    ElseIf No10 = "1" And Len(Angka) = 10 Then
    Nomor10 = "satu milyar "
    ElseIf No11 = "1" Then
        If No10 = "1" Then
        Nomor10 = "sebelas milyar "
        ElseIf No10 = "0" Then
        Nomor10 = "sepuluh milyar "
        Else
        Nomor10 = KeKata(No10) & " belas milyar "
        End If

    Else
    Nomor10 = KeKata(No10) & " milyar "
    End If
Else
Nomor10 = ""
End If
'Puluhan Milyar
If Len(Angka) >= 11 Then
    If No11 = "1" Or No11 = "0" Then
    Nomor11 = ""
    Else
    Nomor11 = KeKata(No11) & " puluh "
    End If
Else
Nomor11 = ""
End If
'Ratusan Milyar
If Len(Angka) >= 12 Then
    If No12 = "1" Then
    Nomor12 = "seratus "
    ElseIf No12 = "0" Then
    Nomor12 = ""
    Else
    Nomor12 = KeKata(No12) & " ratus "
    End If
Else
Nomor12 = ""
End If
'Triliun
If Len(Angka) >= 13 Then
    If No15 = "0" And No14 = "0" And No13 = "0" Then
    Nomor13 = ""
    ElseIf No13 = "1" And Len(Angka) = 13 Then
    Nomor13 = "satu triliun "
    ElseIf No14 = "1" Then
        If No13 = "1" Then
        Nomor13 = "sebelas triliun "
        ElseIf No13 = "0" Then
        Nomor13 = "sepuluh triliun "
        Else
        Nomor13 = KeKata(No13) & " belas triliun "
        End If

    Else
    Nomor13 = KeKata(No13) & " triliun "
    End If
Else
Nomor13 = ""
End If
'Puluhan triliun
If Len(Angka) >= 14 Then
    If No14 = "1" Or No14 = "0" Then
    Nomor14 = ""
    Else
    Nomor14 = KeKata(No14) & " puluh "
    End If
Else
Nomor14 = ""
End If
'Ratusan triliun
If Len(Angka) >= 15 Then
    If No15 = "1" Then
    Nomor15 = "seratus "
    ElseIf No15 = "0" Then
    Nomor15 = ""
    Else
    Nomor15 = KeKata(No15) & " ratus "
    End If
Else
Nomor15 = ""
End If

If Len(Angka) > 15 Then
bilang = "Digit Angka Terlalu Banyak"
Else
    If IsNull(Nilai_Angka) Then
    bilang = ""
    ElseIf Nilai_Angka < 0 Then
    bilang = "minus " & Trim(Nomor15 & Nomor14 & Nomor13 & Nomor12 & Nomor11 & Nomor10 & Nomor9 & Nomor8 & Nomor7 _
    & Nomor6 & Nomor5 & Nomor4 & Nomor3 & Nomor2 & Nomor1 & Koma & " " & Satuan)
    Else
    bilang = Trim(Nomor15 & Nomor14 & Nomor13 & Nomor12 & Nomor11 & Nomor10 & Nomor9 & Nomor8 & Nomor7 _
    & Nomor6 & Nomor5 & Nomor4 & Nomor3 & Nomor2 & Nomor1 & Koma & " " & Satuan)
    End If
End If
If Style = 4 Then
terbilang = StrConv(Left(bilang, 1), 1) & StrConv(Mid(bilang, 2, 1000), 2)
Else
terbilang = StrConv(bilang, Style)
End If
terbilang = Replace(terbilang, "  ", " ", 1, 1000, vbTextCompare)

End Function

Sub Macro2()
'
' Macro2 Macro
'

'
    Application.Goto Reference:="Macro2"
End Sub

Fungsi Vlookup, Hlookup, Lookup, & Grafik Di Ms Excel

  1. Fungsi Vlookup, Hlookup, dan Lookup
  • Fungsi Vlookup
Fungsi vlookup merupakan fungsi bantuan references. Fungsi Vlookup dipakai untuk menghasilkan nilai pada tabel secara vertikal.
Penulisannya :
=VLOOKUP(nama_baris;tabel;kolom_pencarian;range_lookup)
Lihat contoh di bawah ini :
1
Keterangan : pada gambar di atas, di sel C13 rumus vlookup di gunakan pada Nama Barang yaitu =vlookup(B13;$B$4:$E$8;2;FALSE).
  • Vlookup adalah rumus dari vlookup
  • B13 adalah sel Nama Barang
  • B4:E8 adalah jumlah data dari tabel daftar penjualan
  • Angka 2 adalah tabel nama barang pada daftar penjualan
  • Sementara FALSE adalah untuk mencari nilai yang sama persis
Contoh Vlookup lain
2
  • Fungsi Hlookup
Fungsi Hlookup Fungsi Hlookup merupakan fungsi bantuan references juga. bedanya Fungsi Hlookup dipakai untuk menghasilkan nilai pada tabel secara horizontal.
Penulisannya : 
=HLOOKUP(nama_kolom;tabel;baris_pencarian;range_lookup)
Lihat contoh di bawah ini : solusinya : Pada C6 ketikkan formula =HLOOKUP(B6;$B$1:$F$3;2;0).
3
  • Fungsi Lookup
Lookup Value Pada prinsipnya sama dengan Vlookup, namun pada lookup value ini memungkinkan untuk mengambil beberapa data dari tabel lain sabagai referensi / patokan.
Lihat contoh dibawah ini : Dari 2 tabel yakni tabel peminjaman dan tabel buku akan dibuat Daftar Peminjaman Buku. 
Keterangannya : 
– Nama pada cell B11 adl =VLOOKUP(A11;$A$2:$D$5;2;0) 
– Perihal pada cell D11 adl = VLOOKUP(C11;$F$2:$H$5;2;0) 
– Judul pada cell E11 adl = VLOOKUP(C11;$F$2:$H$5;3;0)
4
    2. GRAFIK
Grafik adalah paduan antara gambar yang terdiri atas garis dan titik-titik koordinat. Atau lebih jelasnya gambaran pasang surutnya suatu keadaan atau data yang ada dengan garis atau gambar.
Terdapat 3 contoh grafik untuk memudahkan pekerjaan Anda, contoh-contoh grafik tersebut adalah:
  • Grafik Batang
  • Grafik Garis
  • Dan Grafik Lingkaran
Pembuatan grafik bertujuan untuk menunjukkan berbandingan, informasi yang kualitatif dengan cepat dan sederhana. Data-data dalam bentuk uraian deskriptif yang ruwet dan juga kompleks bisa di sederhanakan dengan menggunkan grafik. Jadi jika sebuah grafik sulit di baca atau di pahami berarti akan kehilangan manfaatnya yang berharga.
Langkah-langkah membuat grafik:
  • Pertama, buka Ms Excel.
  • Kemudian blog data yang butuhkan untuk grafik.
  • Pilih menu insert lalu pilih column.
  • Setelah Anda memilih jenis grafik yang di inginkan.
  • Grafik akan muncul secara otomatis di lembar kerja Anda.
pada kesempatan ini, akan memberikan contoh gambar grafik. Perhatikan gambar di bawah ini:
  1. Grafik Batang
5
2. Grafik Garis
6
 3. Grafik Lingkaran
7

Thursday, November 21, 2019

Membuat Pivot Table di Excel

Pivot Table adalah fasilitas excel yang digunakan untuk merangkum, menganalisa dan membuat suatu laporan data yang disajikan dalam bentuk tabel. Dengan menggunankan Pivot Table dapat membuat satu laporan yang dinamis dari sumber data yang besar. pivot tabel bekerja dengan matriks qube sebagai back end aplikasinya, sehingga dapat mengolah data secara dinamis untuk menganalisa data dalam bentuk kolom atau baris. pada materi ini akan dibuat Pivot Table dari satu data. fitur pivot table ini sangat cocok untuk yang bekerja di level managerial, perhitungan pada pivot dilakukan secara otomatis tanpa belajar fungsi atau rumus excel, dengan pivot Table sudah dapat membuat suatu laporan yang dapat dianalisa untuk pengambilan keputusan dengan tepat dan cepat.

Cara Membuat Pivot Table

Sebelum mengolah data dengan Pivot Table ada 3 syarat yang harus diperhatikan sebelum membuat pivot table, dimana data atau tabel yang akan diolah memenuhi syarat tabel yang ideal :
  • Terdapat judul kolom atau header untuk satu jenis data. hal ini dikarenakan pivot table akan mengambil judul kolom sebagai nama field dalam tabel
  • Tidak terdapat cell yang dimerge dalam satu tabel.
  • Tidak terdapat kolom dan Baris kosong.
Catatan : 
Tipe table sebagai sumber data Pivot Table harus dalam bentuk data range, dan tidak diperkenankan membuat Pivot Table dari table dalam bentuk “Format As Table” karena mengandung xml.

Langkah-langkah membuat Pivot Table :

1. Buka File latihan “Pivot.xlsx”
2. Letakan Pointer pada area data.
3. Masuk ke Tab Insert kemudian Pilih PivotTable (seperti gambar )
      membuat pivot table excel

4. Pada Window Create Pivot Table Ada 2 pertanyaan, Choose the data that you want to analyse yaitu memilih data yang akan dianalisa.
         *. Select a table or range (Blok range data yang akan di buat pivotTable)
         *. Use an external data source (mengambil data dari luar file Excel)
         *. Use this workbooks Data model (untuk versi 2013 keatas)
5. Choose where you want the PivotTable report to be placed , yaitu memilih lokasi dimana hasil pengolahan Pivot Tabel akan ditempatkan

  • New Worksheet (Pivot akan di buat di worksheet baru)
  • Existing Worksheet (worksheet yang sedang aktif)
6. Sesuaikan dengan gambar dibawah ini :
  • Pada table/range : Akan terisi otomatis jika format tabel sudah ideal, atau dapat blok tabel manual pada range B7:N51
  • Pada pilihan lokasi pivotTable Pilih New Worksheet, agar mudah untuk analisa data.
    analisa pivot table excel

7. Klik OK dan  PivotTable akan dibuat pada worksheets baru di “Sheet1” berikut ini tampilannya
cara menggunakan pivot table excel
8. Selanjutnya siap proses datanya sesuai kebutuhan.

Cara menggunakan PivotTable

Setelah membuat PivotTable pada worksheet baru sebelum memprosesnya lebih jauh, sebaiknya  pahami dulu bagian-bagian pada Pivot Table. ada 2 tampilan window pada pivotTable yaitu : “lihat gambar diatas”
  • Report Pivot Area adalah area cell untuk menempatkan dan menampilkan data report.
  • PivotTable Field List adalah window yang berfungsi sebagai tools untuk mengatur report pivotTable.
Pada PivotTable Field list terdapat 4 blok area :
  • Filter adalah area untuk menempatkan data field yang akan difilter pada pivotTable.
  • Rows adalah area untuk menempatkan data field dalam bentuk Baris.
  • Column adalah area untuk menempatkan data field dalam bentuk kolom.
  • Values adalah area untuk menempatkan data field yang akan dilakukan perhitungan.

Langkah-Langkah membuat PivotTable :

data pivot table
Contoh kasus : 
Membuat Pivot table dari data “sales summary” diatas, untuk menampilkan laporan data berdasarkan ProductDay, dan hitung berapa Total penjualan masing-masing penjualan.
Lakukan prosedur berikut Ini :
  1. Buatlah pivotTable dengan langkah-langkah seperti diatas.
  2. Drag Field “Day“, “Product“, dan  “Total” dari Pivotable Field List ke Area Pivot, atau Gunakan Ceklist untuk menampilkan data pada PivotTable report.
  3. Letakan Field “Day” dan “Product” pada area “ROWS”
  4. Letakan Field “Total” pada area “VALUES” (setiap field yang mau di hitung letakan pada field Values”
  5. Laporan akan otomatis terbentuk di area PivotTable Report. tampilanya seperti dibawah ini.menggunakan pivot table
Dari tampilan diatas dapat melihat dengan mudah laporan penjualan untuk masing-masing hari beserta kode product yang terjual dan total nilainya tanpa menggunakan rumus atau fungsi. untuk melihat detail penjualan dalam perhitunganya juga dapat double klik pada setiap nilai di kolom “sum of total”.

Cross tabulation PivotTable

Selain meletakan fileld pada area “ROWS”, juga dapat meletakan object pada area “COLUMN” atau yang sering disebut analisis Cross tabulation pada pivot table dilakukan untuk melihat laporan data berdasarkan baris “ROWS” dan Kolom “COLUMN”.dapat dilihat perhitungan yang berhubungan antara 2 variabel.
“Caranya adalah dengan memindahkan Field “Product” atau “Day” ke area “COLUMN” seperti tampilan berikut ini”
cross tabulation pivot table

Filter pada Pivot Table

Setelah membuat laporan dan juga dapat memfilter laporan sesuai dengan kriteria yang diinginkan. filter pada Pivot Table digunakan untuk analisa data lebih spesifik. sebagai ontoh dari data diatas akan menampilakan laporan yang harinya adalah “FRIDAY” saja.
  1. Pemindahkan Field  “Day” ke area “FILTER” seperti tampilan berikut ini”
    filter pivot table
  2. Klik menu Report Filter dan Cheklist “Fry” saja.
    cara filter pivot table
  3. Klik OK
dapat melakukan filter pivot Table dengan menampilkan beberapa data dengan cara cheklist item data seperti gambar diatas dengan mengaktifkan pilihan “select multiple item“.

Memunculkan Simbol & Emoji Pada OS Mac

  Memunculkan Simbol & Emoji  1. Buka aplikasi Pages / Notes pada Macbook. 2. Klik pada Menubar Edit --> Pilih Emoji and Symbols a...