Wednesday, June 8, 2022

Bahasa Pemrograman PHP - II [ Instalasi XAMPP dan Menjalankan PHP ]

 


Cara Instal XAMPP di Windows

        Berikut tutorial cara instal xampp di windows lengkap dengan langkah step by step versi 7.3.9 di komputer PC atau laptop OS Windows 10 pro 64 bit beserta apache dan mysql database.

1. Download Installer Aplikasi XAMPP.

XAMPP adalah aplikasi open source, sehingga dapat didownload secara gratis langsung dari sumbernya yaitu di https://www.apachefriends.org/download.html. Jika mendownload installer xampp versi 7.3.9 untuk windows 64 bit, maka file hasil download pastikan memiliki nama seperti ini xampp-windows-x64-7.3.9-0-VC15-installer.exe, dan bisa dalam bentuk exe atau rar.


2. Proses Instal XAMPP.

Cara instal xampp di windows versi terbaru pada komputer PC atau laptop selanjutnya adalah proses instalasi di komputer atau laptop, dimulai dengan cara double klik file exe installer xampp 7.3 yang telah didownload.

Untuk Windows 10 dan Vista ke atas nantinya akan muncul pop up jendela peringatan agar tidak menginstall XAMPP pada folder C:\Program Files. Karena proteksi keamanan dari Windows akan menghalangi beberapa fitur XAMPP. Namun tidak begitu masalah, karena folder default XAMPP akan terinstall di C:\xampp, bukan di C:\Program Files. Jadi lanjut saja, klik OK.


Peringatan user account control XAMPP

Setelah klik OK, maka akan tampil jendela install seperti gambar di bawah ini, klik Next untuk melanjutkan.


Memulai proses instal XAMPP

Selanjutnya adalah tampilan "Select Components" yang berisi beberapa pilihan aplikasi apa saja yang akan diinstall dengan cara klik pada bagian selectnya. Sebaiknya dipilih default, maka semua aplikasi akan terinstall. Meskipun dalam kepentingan belajar php hanya membutuhkan pilihan Apache, MySQL, PHP, dan phpmyadmin saja. Kemudian klik tombol Next sebagaimana gambar dibawah ini.


Select components pada instal XAMPP

Berikutnya pada cara instal xampp di windows versi terbaru pada komputer PC atau laptop adalah "Installation Folder" yaitu memilih folder letak instalasi xampp. Secara default terletak di C:\xampp dan sebaiknya pilih ini saja, klik Next untuk melanjutkan.


Installation Folder XAMPP

Maka akan tampil layar "Bitnami for XAMPP" yaitu sebuah layanan iklan produk installer CMS dari Bintami sebagai sponsor XAMPP. Boleh pilih centang, bisa saja hapus centang pada pilihan "Learn more about BitNami for XAMPP", kemudian klik tombol Next saja.


Tampilan Bitnami for XAMPP

Cara instal xampp di windows pada komputer PC atau laptop sampai pada tahap persiapan telah selesai, jika berjalan lancar, maka akan tampil "Ready to Install", klik tombol Next untuk memulai proses instal xampp.


Ready to Install XAMPP


Jendela Progres Install XAMPP

Tunggu proses intallasi xampp sampai selesai, hingga layar tampilan berganti menjadi "Completing the XAMPP Setup Wizard". Tetap ceklist pada "Do you want to start the Control Panel now?" karena akan langsung mencoba menjalankan XAMPP setelah proses instal selesai. Kemudian akhiri proses instal XAMPP dengan cara klik tombol Finish.


Cara Instal XAMPP Selesai

Setelah klik finish, maka proses instal xampp telah selesai. Setelah itu kemudian akan tampil layar interface "XAMPP Control Panel". Pada layar inilah dapat menjalankan seluruh aplikasi yang ada di XAMPP, termasuk diantaranya adalah Apache web server dan MySQL database. Dimana kedua aplikasi tersebut adalah tools wajib yang harus dijalankan pada saat mengembangkan aplikasi database berbasis web dengan php.

Instal xampp di windows versi 7.3.9 pada komputer PC atau laptop windows 10 telah selesai dan berhasil dijalankan. Untuk pengujian aplikasi pada XAMPP, klik tombol Start pada bagian Actions Apache dan MySQL. Jika pada Module Apache sudah berwarna hijau, artinya aplikasi web server apache berjalan dengan baik, berlaku juga demikian untuk Module MySQL sebagaimana gambar di bawah ini.


Apache dan MySQL Berjalan Baik

Selanjutnya untuk memastikan bahwa apache dan mysql berjalan baik, silahkan buka web browser Mozilla Firefox atau yang lain, kemudian ketik "localhost" pada address bar lalu tekan Enter. Dan untuk mysql database silahkan ketik "localhost/phpmyadmin". Jika kedua url menampilkan masing-masing interface apache localhost dan panel database phpmyadmin, artinya cara instal xampp di windows pada komputer PC atau laptop berhasil.


Cara Menjalankan Web Server Apache dengan XAMPP

        Cara menjalankan web server apache dengan xampp control panel dan database server mysql yang keduanya ini sama-sama terdapat di dalam xampp. Setelah menjalankan apache dan mysql maka selanjutnya adalah pengujian, apakah web server dan database server berjalan baik atau tidak.

1. Jalankan XAMPP Control Panel.

Untuk menjalankan web server apache dan database mysql maka sebelumnya harus menjalankan aplikasi XAMPP Control Panel terlebih dulu. Kemudian jika jendela aplikasi xampp tersebut belum terbuka, silahkan klik START pada windows lalu klik All apps, selanjutnya klik XAMPP Control Panel. Atau langsung klik pada shorcut start windows, seperti pada gambar di bawah ini.


Jika tidak menemukan xampp control panel di Al apps atau shortcut icon windows 10, masih ada cara lain yaitu dengan membuka langsung folder instalasi XAMPP di C:\xampp\ lalu double klik file xampp-control.exe application yang terdapat di bagian bawah deretan file dan folder xampp.


2. Menjalankan Module Apache dan MySQL.

Untuk menjalankan Apache dan MySQL, langsung saja klik tombol Start pada kolom Action untuk menu Module pada Apache dan MySQL. Tunggu beberapa saat sampai warna background text Apache dan MySQL menjadi hijau, kemudian Port menampilkan angka, dan Actions berubah menjadi stop, dengan ini maka web server dan database server tersebut telah berjalan di latar belakang.


Apache dan MySQL telah aktif

Untuk menghentikan web server, cukup dengan klik tombol Stop tunggu sampai warna hijau hilang dari text Apache dan MySQL.

3. Pengujian Web Server Apache dan Database Server MySQL.

Pengujian web server apache dan mysql berhasil dijalankan atau tidak, maka harus mengakses server tersebut, dan dapat dilakukan melalui web browser Mozilla atau Chrome. Caranya adalah jalankan web browser kemudian ketik pada address bar teks "localhost" lalu Enter, maka akan tampil interface seperti gambar di bawah ini.


Dashboard XAMPP Apache di Localhost

Localhost adalah alamat khusus yang diterjemahkan oleh web browser untuk mengakses web server pada komputer itu dan diakses secara local offline. Selain menggunakan alamat localhost, ada alternatif lain yaitu dengan alamat IP 127.0.0.1.

Pengujian cara menjalankan web server apache dengan xampp selanjutnya adalah melihat versi PHP yang terinstal atau PHPInfo. Dengan cara klik menu "PHPInfo" pada halaman dashboard di atas, atau dengan cara akses langsung di address bar dengan url "http://localhost/dashboard/phpinfo.php".


PHP Version di Apache Terinstal

Pengujian terakhir adalah mengakses server database melalui phpmyadmin dengan cara ketik pada address bar url "https://localhost/phpmyadmin/", jika berhasil maka akan tempil interface seperti gambar berikut.


Panel Database di phpMyAdmin


Cara Menjalankan Script PHP di XAMPP

         Cara menjalankan script php di xampp sehingga dapat diakses melalui web browser seperti halnya membuka sebuah alamat website.

1. Membuat Folder Project di htdocs.

Sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya, bahwa file script php harus diletakkan dalam folder htdocs agar dapat dieksekusi oleh server. Dalam keperluan membuat project, maka perlu membuat folder project misal dengan nama "belajar-php" di dalam folder htdocs, sehingga direktori menjadi c:\xampp\htdocs\belajar-php. Dan di dalam folder "belajar-php" tersebut file script php disimpan.


Folder Project di htdocs dengan Nama "belajar-php"

2. Menulis Script PHP.

Cara menjalankan script php di xampp selanjutnya adalah menulis script php itu di dalam sebuah text editor. Meskipun script php dapat ditulis di semua text editor termasuk editor bawaan OS, sebaiknya pilih text editor yang nyaman untuk coding. Misalnya Notepad++, Atom, VS Code atau Sublime Text, di antaranya yang paling ringan adalah Notepad++ dengan ukuran aplikasi sekitar 4MB.

Tulis script php menggunakan text editor di atas, kemudian save sebagai file dengan ekstensi .php, dan letakan di dalam folder "belajar-php" sebagaimana penjelasan No. 1. Script nya silahkan ikuti contoh kode di bawah ini terlebih dulu.

  • code
  • source
  1. <?php
  2. echo "Hello World...,";
  3. echo "<br />";
  4. echo "<br />";
  5. echo "Saya pemula yang sedang belajar PHP dari dasar!";
  6. ?>

3. Menjalankan Script PHP.

Buka browser, kemudian ketik alamat pada address bar seperti berikut: http://localhost/belajar-php/ lalu tekan Enter. Jika berhasil maka pada web browser akan tampil halaman web seperti gambar di bawah ini.


Script PHP Berjalan di XAMPP

Dalam menjalankan script php di xampp ini ada beberapa hal yang harus diperhatikan, di antaranya adalah;

  • File yang berisi script php harus berada atau tersimpan di dalam folder c:\xampp\htdocs, meskipun tidak selalu di c:\, yang jelas harus di dalam \xampp\htdocs\.
  • File PHP harus disimpan menggunakan akhiran atau berekstensi .php
  • Penamaan file PHP harus tanpa spasi, sebaiknya gunakan karakter "-" sebagai penghubung, misal: form-input-siswa.php


Cara Kerja Web Server Menjalankan Kode PHP

        Cara kerja web server menjalankan kode php dengan Apache, perhatikan script php yang di tulis pada kode HTML berikut ini.

Simpan sebagai index.php

  • code
  • source
  1. <html>
  2. <head>
  3. <title>Belajar PHP Part 6</title>
  4. </head>
  5. <body>
  6. <p>Baris teks ini dieksekusi menggunakan HTML</p>
  7. <?php
  8. echo "<p>Sedangkan baris teks ini dieksekusi oleh kode PHP</p>";
  9. ?>
  10. </body>
  11. </html>

Meskipun script di atas terdiri atas kode HTML dan kode PHP, namun agar web server dapat mengeksekusi kode PHP yang terdapat di dalamnya, file tersebut harus di simpan sebagai file PHP, yaitu dengan ekstensi file *.php.

Untuk melihat hasil pada contoh script cara kerja web server menjalankan kode php, silahkan jalankan file index.php tersebut di atas pada web browser, jika tidak ada kesalahan maka akan menampilkan 2 (dua) baris teks yang ditulis di dalam script.


Selanjutnya adalah membahas bagaimana cara kerja web server menjalankan kode php ketika menangani kode atau script di atas.

  • Pertama web server akan membaca extension file yang diakses, jika file yang dijalankan adalah index.html maka web server tidak akan memanggil modul PHP untuk menjalankan kode PHP, karena web server menganggap itu adalah file HTML biasa dan menampilkannya langsung tanpa ada pemrosesan data. Namun jika file tersebut adalah index.php sebagaimana telah dibuat, maka web server akan menjalankan modul PHP dan mengeksekusi kode PHP yang terdapat dalam file tersebut.
  • Selanjutnya web server Apache akan memulai memproses file index.php dari baris pertama sampai baris akhir secara berurutan.
  • Pada baris 1, web server mendapati tag pembuka HTML, yakni <html> kemudian diikuti dengan tag-tag HTML lainnya. Karena tidak menemukan instruksi untuk masuk ke mode PHP, seluruh tag HTML ini tidak memerlukan proses dan langsung di kirim ke web browser.
  • Dan ketika web server menemukan tag pembuka <?php pada baris ke-7, maka tag tersebut menginstruksikan kepada web server bahwa kode selanjutnya terdiri dari bahasa PHP, sehingga apa pun yang kita tulis setelah tag ini akan diproses mengikuti aturan bahasa pemrograman PHP.
  • Maka mulai dari tag <?php adalah baris kode PHP mode, dalam PHP mode inilah menulis kode pemrograman PHP. Sebagimana contoh di atas adalah perintah sederhana PHP, yakni echo. Echo adalah perintah PHP untuk menampilkan text yang terdapat di antara kedua tanda kutip (").
  • Selanjutnya pada pembahasan cara kerja web server menjalankan kode php adalah web server akan terus berada di PHP mode sampai menemukan tag penutup PHP, yakni tag ?> yang menandakan akhir dari PHP.
  • Terakhir cara kerja web server adalah bahwa Tag penutup ?> selain sebagai tanda keluar dari mode PHP, juga menginstruksikan kepada web server bahwa text berikutnya akan diproses sebagai text HTML biasa.

Contoh berikut ini, yaitu memodifikasi file index.php di atas menjadi seperti berikut ini.

  • code
  • source
  1. <?php
  2. echo"<html>";
  3. echo"<head>";
  4. echo"<title>Belajar PHP Part 6</title>";
  5. echo"</head>";
  6. echo"<body>";
  7. echo"<p>Baris teks ini dieksekusi menggunakan HTML</p>";
  8. echo"<p>Sedangkan baris teks ini dieksekusi oleh kode PHP</p>";
  9. echo"</body>";
  10. echo"</html>";
  11. ?>


Cara Setting php ini di XAMPP

         Berikut adalah step by step agar dapat melakukan cara setting php.ini di xampp atau cPanel sehingga memungkinkan untuk menjadi pemecahan masalah terhadap projek yang sedang dikerjakan.

1. Mengetahui Lokasi Direktori File php.ini.

Seluruh pengaturan PHP untuk xampp atau cPanel berada di dalam file konfigurasi yang memiliki nama php.ini. 

Pertama adalah jalankan XAMPP aktifkan modul Apache, kemudian buka web browser dan kunjungi "http://localhost/", klik menu PHPInfo.


Proses sebagaimana pada gambar di atas belum masuk ke bagaimana cara setting php ini di xampp atau cPanel, melainkan masih pada batas mencari lokasi file php.ini. Setelah klik menu PHPInfo, maka akan tampil halaman informasi seperti berikut ini;


Dapat diketahui bersama, bahwa lokasi direktori file php.ini telah ditemukan yaitu di c:\xampp\php\php.ini, maka selanjutnya adalah membuka file tersebut menggunakan text editor.


Setelah dibuka menggunakan text editor Notepad++ ternyata file php.ini adalah file text seperti text code program pada umumnya sehingga cara setting php ini di xampp tampak lebih mudah. File php.ini juga memiliki aturan tertentu, misalnya jika ada baris teks yang diawali dengan tanda semicolon (titik koma) ";" maka akan dianggap sebagai teks komentar. Sebaliknya, jika tidak diawali dengan tanda titik koma, maka akan dibaca sebagai variable dan nilai dari konfigurasi php.

2. Mengubah File Konfigurasi PHP di File php.ini.

Ini adalah langkah opsional, jika selama melakukan pemrograman php tidak ada masalah terkait konfigurasi php, maka cara setting php ini di xampp atau cPanel tidak perlu dilakukan.

Namun akan memberikan contoh kasus terkait konfigurasi php di file php.ini, misalnya terkait "short tag" agar pada code php dapat mendukung tag "<?" dan "?>". Maka pada pengaturan konfigurasi php.ini perlu mengubah nilai dari variable short tag tersebut, karena secara default nilai-nya tidak mendukung tag dimaksud.

Cara setting php ini di xampp atau cPanel untuk konfigurasi metode short tag tersebut adalah dengan mengubah nilai short_open_tag = off menjadi short_open_tag = on. Ya, hanya merubah nilai default off menjadi on, caranya seperti berikut;

Buka kembali file php.ini menggunakan teks editor sebagaimana pada langkah No. 1, kemudian cari kata "short_open_tag", setelah ketemu rubah nilai off menjadi on. Perhatikan gambar di bawah ini;


Pastikan melakukan restart server xampp kemudian aktifkan kembali modul apache, maka sekarang server telah mendukung gaya penulisan code php untuk tag "<?" dan "?>".

Sampai disini bagaimana cara setting php ini di xampp atau cPanel melalui konfigurasi atau mengubah pengaturan file php.ini telah selesai. Jika memang diperlukan dapat melakukan konfigurasi untuk variable apa saja pada pengaturan php.ini, contoh seperti pada variable berikut.

  • code
  • source
  1. register_globals=Off
  2. upload_max_filesize=2M
  3. upload_tmp_dir="C:\xampp\tmp"
  4. display_errors=On
  5. max_execution_time=30
  6. file_uploads=On
  7. mysqli.default_host=
  8. mysqli.default_user=
  9. mysqli.default_pw=



Memunculkan Simbol & Emoji Pada OS Mac

  Memunculkan Simbol & Emoji  1. Buka aplikasi Pages / Notes pada Macbook. 2. Klik pada Menubar Edit --> Pilih Emoji and Symbols a...