Thursday, January 7, 2010

Bagai Rajawali

Aku kadang-kadang bingung, sebenarnya apa yang ingin aku raih dalam hidup ini. Aku telah lama seakan-akan belum bangun dari tidur, masih dalam mimpi ingin meraih keinginan dunia ini. Aku yang dulu merasa dekat dengan Tuhan, s'lalu bersandar pada-Nya dalam setiap kehidupan aku, berkumpul bersama saudara seiman kini semua berubah hanya sekejam mata. Akupun tak tau apa sebenarnya yang terjadi pada diri ku. Aku merasa hampa penuh kekosong jiwa. Kadang kalau aku seorang diri, terbayang dalam pikiran aku, aku merasa apa yang ku cari dalam hidup ini. Apabila semua yang aku inginkan didunia telah tercapai, apa yang kudapatkan hanyalah sia-sia semata. Kaya bukanlah tujuan hidup. Terkadang aku merasa hampa hidup ini. Dulu cara aku berpikir sangat berbeda dengan sekarang. Dulu aku merasa hikmat Tuhan ada dalam hati aku, setiap keputusan dan pikiran yang aku ambil, baik untuk nasehat ataupun masukan bagi orang lain selalu berpandang dengan kebijaksanaan Tuhan yang telah diberikan bagi aku.
Perminta aku dalam doa sangatlah sederhana, aku hanya minta hikmat kebijaksanaan seperti raja salomo yang meminta hikmat dari Tuhan, bagi ku kekayaan bukan hal yang berharga didunia ini, yang terpenting hidup dalam kasih Tuhan aku sudah merasa bahagia.
Sekarang aku seakan-akan marah sama Tuhan, jauh dari-Nya, jikalau melakukan sesuatu hal, aku lakukan saja, tidak seperpi dulu walaupun melakukan dulu tapi akupun berdoa pada-Nya.
Aku merasa sekarang ini, hikmat dan kebijaksanaan Tuhan, semakin pudar dalam hati ku.
Aku ingin sekali bisa seperti dulu, tidak perduli sesusah apapun atau sepahit apapun yang aku alami dalam hidup ini tidak akan membuat aku takut jika Tuhan ada dalam hati ku.
Sudah selama kurang lebih 4 Tahun aku tidak pergi gereja lagi. Aku tau suatu perkumpulan bersama saudara seiman akan membuat iman kita bertumbuh dan kasih Tuhan semakin nyata dalam hidup ini. Namun bagaimanapun aku tetap bersyukur kepada Tuhan akan hidup ku, aku tau Tuhan selalu mengasihi aku pada saat pertama aku terlahir didunia ini. Dan aku tau, bahwa aku telah membuat Tuhan bersedih atas perjalanan hidup ku. Walaupun sekarang ini aku masih bingung apa yang aku inginkan dalam hidup ini, tapi aku tetap mencintai Tuhan seperti pertama kali aku mencintai-Nya. Sekarang aku seperti Rajawali yang terbang tinggi dan bebas tanpa mau ataupun mengeras hati untuk bersandar pada Tuhan.



Bagai Rajawali

Aku tertunduk malu
Datang kehadiran-Mu
Aku meneteskan air mata
Datang dalam rumah-Mu
Masih adakah hati perduli
Masih adakah hati menyadari
Kasih-Mu tak pernah berhenti
Memberi, Menerangi
Aku yang hina ini

Aku ingin terbang bebas
Tinggi, tinggi bagai rajawali
Melintasi alam penuh keperdulian hati
Menatap, merasakan kasih-Mu tak pernah berhenti
Mengenggam hati,
Memeluk dan memberi
Cahaya kehidupan baru lagi

Aku ingin terbang tinggi
Bagai rajawali
Melayang tinggi
dengan hati mengerti
Kasih-Mu tak pernah berhenti

Kasih-Mu,
Tak pernah padam ditelan zaman
Kasih-Mu,
Tak pernah lenyap dalam setiap insan
Memberi, Menerangi hati penuh keperdulian diri

Genggamlah hati ini,
Terbang tinggi bagaikan rajawali
Melintasi bumi ini
penuh pancaran cahaya kasih-Mu

0 comments: